Wednesday, June 16, 2010

Sahabat

Dulu aku pikir, aku adalah sahabat dekatnya tempat dia berbagi cerita baik duka maupun duka...
Ya memang awalnya aku adalah tempat dia berbagi cerita, tempat berbagi keluh kesahnya, tempat berbagi kesedihan2nya, kekecewaannya dan lain2nya yg mengandung unsur kesedihan...

Lama2 aku merasa dia hanya mau berbagi kesedihan demi kesedihan, kalau dia sedang bahagia dia tidak mau berbagi dengan alasan takut menyakiti hati ku...
Ehmmm???? (mikir.com..), masa iyaaa berbagi bahagia malah akan menyakiti hatiku??
Memangnya kamu ga tau siapa aku sebenarnya? memang kamu pikir aku iri sama kebahagiaan kamu? jadi selama ini kita bersahabat, berteman dekat itu apa?? kamu ga tau sifat aku? atau kamu anggep aku ini orang yg iri-an?
Terus selama ini kamu berbagi cerita untuk apa?

Aku berpikir keras dengan hubungan seperti ini, apakah jangan2 aku cuma pelariannya? pelarian dari masalah2 yg menumpuk pada dirinya dimana dia belum punya tempat berbagi dan dia menemukan aku lalu dia tumpahkan semuanya ke aku? dan pada saat dia sudah mapan dia meninggalkan aku?

Aku anggap dia memang sahabat dekatku, karena semua perlakuannya mencerminkan seorang sahabat yang baik tanpa cela..
Aku juga ga tau, kenapa tiba2 dia menghindar...apa yg salah dalam diriku? apa karena aku orangnya terlalu ekspresif dengan sahabat ku sendiri jadi membuat dia ketakutan?

Waktu berlalu, aku tetap seperti yang dulu, yg tetap menganggap dia sahabat ku, kapan pun dia kembali berbagi cerita kesedihan dan kesedihan, aku tetap mendengarkannya...karena aku tidak pernah berubah...
Aku adalah aku dengan segala keterbatasan, kekurangan dan mungkin sedikit kelebihan yang ada dalam diriku...aku tetap menganggap kau adalah salah satu dari sekian banyak sahabat2ku....

No comments:

Post a Comment